DATA SUHU PERMUKAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU BULAN JANUARI-DESEMBER TAHUN 2003

 Blog ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengetahuan Lingkungan dan Kebencanaan.

Dosen Pengampu Bapak Supriyadi, S.Kel., M.Han.

SEBARAN SUHU PERMUKAAN LAUT PROVINSI KEPULAUAN RIAU DENGAN METODE PENGINDERAAN JARAK JAUH SATELIT AQUA MODIS NASA


KEPULAUAN RIAU


Secara geografis Provinsi Kepulauan Riau terletak antara kordinat 1° 10' Lintang Selatan s.d. 5° 10' Lintang Utara dan 102° 50' s.d. 109° 20' Bujur Timur. Provinsi Kepulauan Riau memiliki batas wilayah di sebelah Utara dengan Laut Cina Selatan, di sebelah Timur dengan Negara Malaysia dan Provinsi Kalimantan Barat, di sebelah Selatan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi, dan di Sebelah Barat dengan negara Singapura, Malaysia, dan Provinsi Riau. Kondisi iklim Provinsi Kepulauan Riau adalah beriklim tropis dengan temperatur rata-rata terendah 23,9° C dan tertinggi rata-rata 31,8° C serta kelembaban udara sekitar 87%. Setiap setengah tahun berubah antara musim kemarau dan musim hujan. Kemudian berdasarkan arah mata angin berlaku musim utara, musim selatan, musim barat dan musim timur. Musim tersebut sangat bepengaruh terhadap usaha perikanan di Provinsi Kepulauan Riau baik usaha penangkapan maupun usaha budidaya (balitek-ksda.or.id, 2015).


SUHU PERMUKAAN LAUT

Suhu permukaan laut (SPL) merupakan salah 3 satu faktor yang penting bagi kehidupan organisme di lautan, karena suhu mempengaruhi baik aktivitas metabolisme maupun perkembangbiakan dari organisme–organisme tersebut. SPL juga digunakanan sebagai indikasi penentuan kualitas suatu perairan. Pemetaan suhu permukaan laut dilakukan dengan bantuan satelit (Anggreyni, 2011). Satelit Aqua MODIS mengelilingi bumi setiap satu sampai dua hari dengan arah lintasan orbit dari kutub selatan menuju kutub utara (ascending node) pada ketinggian 705 km (NASA, 2009). Satelit Aqua MODIS memiliki orbit polar sun-syncronus. Satelit melintasi equator pada siang hari mendekati pukul 13.30 waktu lokal. image MODIS memiliki tiga resolusi spasial ini yang 250 m (Band 1 - Band 2), 500 m (band 3 - band 7), dan 1000m (Band 8 - Band 36)

CITRA SATELIT AQUA MODIS

Satelit Aqua adalah satelit penelitian ilmiah NASA yang sedang melayang di orbit sekitar bumi. Satelit ini mempelajari tentang presipitasi, evaporasi, dan siklus air. Aqua adalah
komponen utama kedua Earth Observing System setelah Terra yang diluncurkan tahun 1999. Dan setelah Aqua, Aura diluncurkan tahun 2004.

Beberapa kelebihan MODIS dibandingkan satelit pencitraan yang lain antara lain adalah lebih banyaknya spektral panjang gelombang (resolusi spektral) dan lebih telitinya cakupan lahan (resolusi spasial) serta lebih kerapnya frekuensi pengamatan (resolusi temporal). Kisaran gelombang pada kanal-kanal yang dimilikinya yang lebih sempit sehingga dapat menghasilkan informasi parameter yang lebih baik dan akurat. MODIS melalui berbagai 10 algoritma dapat menghasilkan parameter dari suhu permukaan laut. Akan tetapi, data MODIS juga memiliki kelemahan dalam keakuratan untuk menentukan zona potensial penangkapan ikan, hal ini dikarenakan data citra sering mengalami gangguan oleh awan, garis-garis (striped) dan pancaran sinar matahari (sunglint) sehingga informasi yang diperoleh kurang akurat atau kurang sesuai dengan kondisi lapangan, dengan demikian mengakibatkan kehilangan informasi di dalamnya. Kesalahan dalam penentuan radiometrik untuk suhu permukaan air pada absorpsi uap air atmosfir (kanal 31 dan 32), gas-gas minor di atmosfir (semua kanal), dan tiupan debu di laut (semua kanal)




Sebaran Suhu Permukaan Laut Provinsi Kepulauan Riau Jan-Des 2003

Januari 2003
Februari 2003
Maret 2003
April 2003
Mei 2003
Juni 2003
Juli 2003
Agustus 2003
September 2003
Oktober 2003
November 2003
Desember 2003

Persebaran suhu permukaan laut pada Provinsi Kepulauan Riau pada hasil pengolahan citra satelit Aqua MODIS pada bulan Januari-Desember 2003 divisualisasikan pada bulan April dan Mei mengalami kenaikan suhu muka laut sebesar 31-32°C setelah mengalami kenaikan pada bulan Desember mengalami penurunan suhu 29-30°C 


sumber:

Tampubolon, A. B., Gustin, O., & Chayati, S. N. 2015. Pemetaan Suhu Permukaan Laut Menggunakan Citra Satelit Aqua MODIS di Perairan Provinsi Kepulauan Riau. 

KSDA, BALITEK, 2014, Profil Kehutanan 33 Provinsi, http://balitek-ksda.or.id/2014/02/profil-kehut anan-33-provinsi/

Zulfikar, Z., Jaya, Y. V., Pratomo, A., Putra, R. D., & Suhana, M. P. 2018. Variabilitas spasial suhu permukaan laut Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau pada empat musim berbeda. Dinamika Maritim6(2), 12-15.

Lubis, M. Z., Silaban, R. D., Siboro, A. T., Siahaan, F. A. G., & Anurogo, W. 2018. Pengaruh kondisi oseanografi terhadap perubahan iklim di daerah Perairan Batu Ampar, Kepulauan Riau. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology11(2), 191-199.

Ayu, D. R. A., Sukojo, B. M., & Jaelani, L. M. (2018). Studi Perubahan Suhu Permukaan Laut Menggunakan Satelit Aqua Modis. Geoid, 7(1), 73–78.

Tampubolon, A. B., Gustin, O., & Chayati, S. N. (2017). Menggunakan Citra Satelit Aqua Modis. -, May.

Ayu, D. R. A., Sukojo, B. M., & Jaelani, L. M. (2018). Studi Perubahan Suhu Permukaan Laut Menggunakan Satelit Aqua Modis. Geoid, 7(1), 73–78

Tampubolon, A. B., Gustin, O., & Chayati, S. N. (2017). Menggunakan Citra Satelit Aqua Modis. -, May.

Komentar

Posting Komentar